oleh

MENU SAHUR BAGI ANAK ANDA SUPAYA KUAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA

Ketika anak-anak mulai berpuasa, mereka harus memutar otak untuk menentukan makanan apa yang akan mereka sajikan nanti saat fajar. Alasannya adalah Anda harus menyediakan menu yang seimbang dan bergizi untuk mendukung fase pertumbuhan anak. Selain itu, makanan kaya nutrisi memastikan bahwa anak-anak masih memiliki energi saat puasa. Jadi, apa saja menu Sahur untuk anak-anak yang bisa disiapkan dalam waktu singkat tetapi masih sehat? Ayo, lihat resep berikut!

Pilihan menu Sahur untuk anak-anak yang praktis dan sehat
1. Telur nasi goreng
Resep untuk nasi goreng
Nasi goreng adalah salah satu makanan favorit sejuta orang, termasuk anak-anak. Menu ini juga cocok sebagai menu Sahur, karena tidak memerlukan banyak bahan makanan dan dapat disiapkan dalam waktu singkat.

Untuk versi yang lebih sehat, ganti nugget atau sosis favorit anak-anak dengan bahan-bahan yang lebih sehat. Tambahkan berbagai sayuran sehat seperti sawi, wortel, atau kacang polong untuk memenuhi kebutuhan serat anak Anda. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan telur orak atau telur dadar sebagai sumber protein hewani yang menarik bagi anak-anak.

2. Omelet diisi brokoli
telur dadar
Telur adalah sumber protein tinggi yang bermanfaat untuk pertumbuhan anak. Satu telur mengandung 6 gram protein, yang merupakan 21% dari kebutuhan protein anak-anak berusia 7 hingga 10 tahun.

Salah satu menu anak-anak Sahur adalah omelet atau omelet. Letakkan menu omelet buatan sendiri dengan potongan brokoli dan keju untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral anak Anda sepanjang hari.

Brokoli mengandung vitamin A, yang berguna untuk menjaga kesehatan mata dan kulit anak-anak. Selain itu, brokoli juga dapat membantu mencegah berbagai infeksi, sehingga anak-anak dengan perut kosong tidak mudah sakit.

Jangan lupa menambahkan hingga 28 gram keju dadar. Setiap keju dengan 7 g protein dalam keju sesuai dengan 25% dari kebutuhan protein anak-anak. Artinya, dalam satu menu demi satu, anak-anak dapat memenuhi 46% dari kebutuhan protein mereka dengan telur dadar.

3. Bayam dengan wortel
Bayam panas
Hanya beberapa anak yang suka bayam. Karena sayuran hijau ini memiliki rasa yang lebih ringan daripada sayuran lain, lebih mudah untuk berubah menjadi menu yang berbeda.

Bayam mengandung vitamin dan mineral yang membantu memperkuat sistem kekebalan anak Anda, terutama vitamin C, vitamin K dan asam folat. Akibatnya, tulang anak menjadi kuat saat puasa dan tidak mudah terserang penyakit.

Jadi sajikan wortel bayam sebagai menu anak-anak. Anda juga bisa menambahkan jagung untuk merangsang nafsu makan bayi Anda saat fajar.

4. Keripik tahu sayur
benjol
Nugget adalah salah satu makanan yang menarik perhatian anak-anak. Karena nugget yang ada di pasaran terbuat dari berbagai bentuk menarik dan menawarkan citarasa lezat dan kegentingan anak-anak favorit.

Alih-alih membeli nugget di pasaran, lebih baik Anda membuat nugget sendiri, yang tentunya lebih sehat. Anda hanya bisa menyiapkannya di malam hari dan meletakkannya di freezer atau di kulkas. Jadi, ketika sahur datang, Anda hanya perlu menggorengnya.

Agar lebih sehat, buat nugget versi Anda sendiri dengan menambahkan wortel dan tahu. Kedua bahan tersebut jelas mengandung vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Setiap 110 gram tahu mengandung 5 gram protein, setara dengan 18% dari kebutuhan protein anak-anak.

Jangan lupa untuk menyajikan susu dan buah ke menu Sahur bayi Anda!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed